Steganography
Steganography berasal dari bahasa Yunani yang berarti “terselubung, atau tulisan tersembunyi”. Awal mulanya bisa kita lihat pada tahun 440 SM, Herodotus menyebutkan dua contoh mengenai Steganography dalam The Histories of Herodotus. Salah satunya mengenai Demeratus yang mengirim pesan peringatan serangan yang akan datang ke Yunani dengan cara menulisnya di sebatang kayu dan menutupinya dengan lilin. Contoh lain adalah tentang Histiaeus, dia mencukur salah satu budak kepercayaannya dan mentato kepalanya. Setelah rambutnya tumbuh, pesannya pun tersembunyi.
Tugas 5 : kirim pesan : "pilih nomer tujuh" dengan Steganography
Ke Warteg saja.......
Siang yang panas di kawasan Jakarta Utara pada hari Rabu minggu ini, kabar dari kantor pusat Scottland Yard di London berisi bahwa list target penyelundup senjata untuk pemberontak separatis di Indonesia telah bocor..... yang perlu "diselesaikan" adalah target utama yaitu salah satu orang yang ada dalam list itu.
Agen 007 berjalan mendekati sebuah telepon umum di daerah Lagoa, ditekanya nomer seorang penghubung yang termasuk anggota Interpol. Dari seberang diperoleh pesan dari penghubung : "pergilah makan siang ke Warteg Bahari di Cilincing di hari Kamis".
Hari berikutnya jam 12:00, tepatnya pada hari Kamis. Bergegas Agen 007 menuju daerah Cilincing untuk mengikuti petunjuk yang diberikan oleh penghubung kemarin.
Daerah yang sibuk dengan aktifitas bongkar-muat barang kapal laut, ada juga beberapa galangan kapal yang berdiri disitu. Suasana hiruk-pikuk pekerja yang lepas istirahat siang.
Ada beberapa tempat berkumpul pekerja-pekerja itu untuk sekedar makan siang. Semuanya kelihatan kumuh dan kurang perduli dengan kebersihannya. Tempat berkumpul itu adalah warung-warung kecil yang sederhana.
Agen 007 berjalan menyusuri jalan agak lebar yang dicor dengan semen tetapi tetap saja becek tergenang oleh air pasang laut. Disusurinya jalan sepanjang 100 M sambil pandanganya tertuju pada warung - warung yang ada di pingging jalan yang dilewati truk-truk kontainer besar.
Pada salah satu sudut jalan pada pertigaan dekat Kantor Polsek Cilincing dilihatnya sebuah warung dengan tulisan pada temboknya yang sudah lusuh, bertuliskan "WARTEG BAHARI".
Bergegas Agen 007 turun dari mobilnya dan masuk ke warung sederhana itu.
Warung yang agak aneh, tidak ada daftar menu dan harga yang terpampang. Di sana hanya ada makanan dingin yang diletakan di piring-piring porselen yang agak besar ukuranya dari piring makan biasa dan diletakan berjajar dalam meja /lemari kaca yang dilengkapi dengan kain horden untuk menutupi makanan dari serbuan lalat yang begitu banyaknya. Meja/lemari kaca itu ada persis di depan bangku panjang untuk tempat duduk pelanggan yang akan makan di sana.
Makanan yang ditawarkan diletakan begitu saja, dari ujung kanan ke kiri makanan yang disajikan : pecel, ikan mas, lodeh labu siam, ikan lele, Hayam sayur (bhs. Sunda : Ayam Sayur),nila goreng, oseng kangkung, mendoan, endog (telur) dadar,rempeyek udang, tempe bacem, urap sayur, jengkol goreng, udang goreng, haremis (kerang laut yang dimasak oseng).
Sejenak Agen 007 termenung, bergegas dia menghubungi kantor pusat Scotland Yard di London dengan mengirim pesan singkat : "Memang mak nyuuuus"


0 Comments:
Post a Comment
<< Home